DAMPAK SUSTAINABILITY DISCLOSURE, INOVASI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Kata Kunci:
Pelaporan Keberlanjutan, Produk Ramah Lingkungan, Kepemilikan Institusional, Nilai Perusahaan, Sektor Makanan Dan MinumanAbstrak
Penelitian ini berfokus pada pemeriksaan bagaimana pelaporan keberlanjutan, pengembangan produk ramah lingkungan, dan kepemilikan institusional memengaruhi nilai perusahaan di sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI dari tahun 2020 hingga 2024. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, mengumpulkan data sekunder dari laporan tahunan dan dokumen keberlanjutan perusahaan, dengan mengikuti kriteria yang ditetapkan oleh Global Reporting Initiative (2020). Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 26, menerapkan teknik regresi linier berganda dan pengecekan asumsi tradisional (Sugiyono, 2022). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan keberlanjutan, pengembangan produk ramah lingkungan, dan kepemilikan institusional secara positif dan signifikan memengaruhi nilai perusahaan, baik secara individual maupun kolektif. Pelaporan keberlanjutan muncul sebagai prediktor yang paling signifikan, dengan koefisien 0,372 dan tingkat signifikansi 0,000 (Sari dan Rahman, 2024). Dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,674, ketiga variabel independen ini menjelaskan 67,4% perubahan nilai perusahaan. Jika praktik keberlanjutan diadopsi, inovasi hijau diperkenalkan, dan kerangka kepemilikan yang efektif dibentuk, pasar modal Indonesia dapat melihat peningkatan kepercayaan investor dan peningkatan nilai bisnis jangka panjang (Barney, 1991; Jensen dan Meckling, 1976).
This research focuses on examining how sustainability reporting, eco-friendly product development, and institutional ownership influence the value of companies in the food and beverage sector listed on the IDX from 2020 to 2024. The study utilized quantitative approaches, gathering secondary data from annual reports and sustainability documents of companies, adhering to the criteria set by the Global Reporting Initiative (2020). Data analysis was performed using SPSS version 26, applying multiple linear regression techniques and traditional assumption checks (Sugiyono, 2022). The results reveal that sustainability reporting, eco-friendly product development, and institutional ownership positively and significantly affect company value, both individually and collectively. Sustainability reporting emerged as the most significant predictor, with a coefficient of 0. 372 and a significance level of 0. 000 (Sari and Rahman, 2024). With a determination coefficient (R2) of 0. 674, these three independent variables account for 67. 4% of the changes in firm value. If sustainability practices are adopted, green innovations are introduced, and effective ownership frameworks are established, the Indonesian capital market could see enhanced investor trust and boosted long-term business value (Barney, 1991; Jensen and Meckling, 1976).




