DAMPAK STRUKTUR ORGANISASI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP MENTAL HEALTH PEKERJA

Penulis

  • Salwa Anisa Nuzulul Aini Universitas Terbuka
  • Didin Syarifuddin Sekolah Tinggi Pariwisata Ars Internasiona

Kata Kunci:

Kesehatan Mental, Stres Kerja, Burnout, Kinerja, Lingkungan Kerja

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja serta dampaknya terhadap kinerja karyawan, khususnya pada sektor pekerjaan yang memiliki tuntutan fisik dan emosional yang tinggi. Fokus penelitian diarahkan pada pengalaman pekerja dalam menghadapi tekanan kerja, beban tugas, serta kondisi psikologis yang memengaruhi produktivitas mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap informan yang mengalami stres kerja dan burnout, sehingga diperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi mental pekerja dari perspektif subjektif mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja yang berlangsung dalam jangka panjang dapat memicu berbagai dampak negatif, seperti kelelahan fisik, gangguan tidur, penurunan konsentrasi, perubahan suasana hati, serta berkurangnya motivasi dan kepuasan kerja. Kondisi burnout juga terbukti berdampak langsung pada penurunan produktivitas, meningkatnya risiko kesalahan kerja, serta tingginya sensitivitas emosional dalam interaksi kerja. Selain itu, temuan penelitian mengindikasikan bahwa dukungan organisasi terhadap kesehatan mental karyawan masih tergolong minim, sehingga pekerja cenderung mengandalkan strategi coping pribadi tanpa adanya sistem pendukung formal. Kesimpulannya, kesehatan mental memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas kinerja karyawan, sehingga organisasi perlu menyediakan kebijakan, fasilitas, serta layanan kesehatan mental yang komprehensif dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30