REALISME: REALITAS, PENGALAMAN, DAN KEBENARAN ALLAH DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
Kata Kunci:
Realitas Objektif, Pengalaman Empiris, Kebenaran Allah Yang NyataAbstrak
Realisme dalam pendidikan menegaskan bahwa realitas objektif ada secara nyata dan dapat diketahui melalui pengalaman dan penalaran rasional. Dalam pendidikan, realisme menekankan pembelajaran berbasis fakta, ilmu, dan dunia nyata, sehingga peserta didik dilatih untuk menghadapi realitas sebagaimana adanya. Dalam konteks iman Kristen, realisme memandang Allah sebagai Realitas yang nyata dan objektif, yang kebenaran-Nya terungkap dalam ciptaan, hukum alam, dan Firman-Nya, sehingga pendidikan harus membimbing anak untuk beriman kepada Allah yang hidup dan nyata, bukan hanya kepada ide atau tradisi belaka.
Realism in education asserts that objective reality exists and can be known through experience and rational reasoning. In education, realism emphasizes learning based on facts, science, and the real world, so that students are trained to face reality as it is. In the context of Christian faith, realism views God as a real and objective Reality, whose truth is revealed in creation, natural law, and His Word, so that education must guide children to believe in the living and real God, not just in mere ideas or traditions.




