PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI 2 BLAHKIUH

Penulis

  • Gusti Ayu Setyaningsih Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Made Anggreni Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Gusti. A.A Reisa Mahendradhani Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Kata Kunci:

Problem-Based Learning, Media Benda Konkret, Pemahaman Konsep Matematika, Sekolah Dasar

Abstrak

Matematika di sekolah dasar berperan penting dalam membangun pemahaman konsep, kemampuan berpikir logis, dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak siswa yang menganggapnya sulit karena metode pembelajaran yang konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media benda konkret berupa uang mainan terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas V di SD Negeri 2 Blahkiuh. Pendekatan Problem Based Learning dipadukan dengan media konkret berupa uang mainan digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design (Pretest- Posttest). Instrumen penelitian berupa tes dengan jumlah 20 soal essay, pemahaman konsep matematika yang dianalisis berdasarkan indikator dari taksonomi Bloom, yaitu penerjemahan, penafsiran, dan ekstrapolasi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Blahkiuh dengan total populasi yaitu 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, dari rata-rata pretest 59,74 menjadi 80,65 pada posttest, dibanding kelas kontrol yang hanya naik dari 62,89 ke 74,42. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data terdistribusi normal dan varians homogen. Didukung oleh hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi 0,004 (<0,05), artinya terdapat perbedaan signifikan antar kelompok. Kesimpulannya, model Problem Based Learning berbantuan media konkret efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.

Mathematics in elementary school plays an important role in developing conceptual understanding, logical thinking, and real-life application. However, many students still perceive mathematics as difficult due to the use of conventional and less engaging teaching methods. This study aims to examine the effect of the Problem Based Learning model assisted by concrete object media in the form of play money on the conceptual understanding of mathematics among fifth-grade students at SD Negeri 2 Blahkiuh. The Problem Based Learning approach was combined with concrete media to create more contextual and engaging learning. This quantitative study used a Nonequivalent Control Group Design (Pretest-Posttest). The research instrument consisted of 20 essay questions, and students’ conceptual understanding was analyzed using Bloom's taxonomy indicators: translation, interpretation, and extrapolation. The study involved 36 fifth-grade students. Results showed a significant improvement in the experimental class, with the average pretest score increasing from 59.74 to 80.65 in the posttest, compared to the control class which only increased from 62.89 to 74.42. Normality and homogeneity tests confirmed that the data were normally distributed and homogeneous. The T-test showed a significance value of 0.004 (<0.05), indicating a statistically significant difference between the two groups. In conclusion, the Problem Based Learning model assisted by concrete object media is effective in improving students’ conceptual understanding in mathematics compared to conventional teaching methods.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30