PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM AIR PANAS TANAH MERAH SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TAALIBURA, KECAMATAN TALIBURA.

Penulis

  • Maria Yohanista Universitas Nusa Nipa Maumere
  • Reginaldus Ladu Universitas Nusa Nipa Maumere
  • Yuniaria Lindriani Sika Universitas Nusa Nipa Maumere

Kata Kunci:

Wisata Alam, Air Panas, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Talibura, KKN

Abstrak

Pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan perekonomian daerah dan pemberdayaan masyarakat. Desa Talibura, Kecamatan Talibura, memiliki potensi wisata alam berupa Air Panas Tanah Merah yang belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengembangan destinasi Wisata Alam Air Panas Tanah Merah serta perannya dalam pemberdayaan masyarakat Desa Talibura. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tanggal 30 Juni hingga 30 Juli 2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan masih tergolong rendah akibat belum optimalnya penataan kawasan, keterbatasan fasilitas pendukung, serta minimnya promosi wisata. Meskipun demikian, terdapat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan awal destinasi wisata yang menunjukkan potensi pengembangan wisata berbasis masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang terarah, peningkatan kualitas fasilitas, serta dukungan pemerintah desa dan pemangku kepentingan terkait agar destinasi Wisata Alam Air Panas Tanah Merah dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Talibura.

The development of tourism destinations based on local potential is an important strategy to enhance regional economic growth and community empowerment. Talibura Village, located in Talibura District, has a natural tourism potential in the form of the Tanah Merah Hot Spring, which has not been optimally managed. This study aims to examine the development condition of the Tanah Merah Hot Spring natural tourism destination and its role in empowering the local community of Talibura Village. This research employed a descriptive qualitative method conducted during the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) from June 30 to July 30, 2025. Data were collected through field observations, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that tourist visitation remains low due to inadequate spatial planning, limited supporting facilities, and a lack of tourism promotion. However, community involvement in the initial management of the tourism destination demonstrates the potential for community-based tourism development. Therefore, more structured planning, improvement of supporting facilities, and strong support from the village government and relevant stakeholders are required to ensure sustainable tourism development and to enhance economic benefits for the local community of Talibura Village.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30