PENGARUH ATRAKSI, AKSESIBILITAS, FASILITAS, DAN PROMOSI TERHADAP MINAT WISATAWAN BERKUNJUNG KE DAYA TARIK WISATA KAMPUNG PRAI IJING DI SUMBA BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR
Kata Kunci:
Atraksi, Aksesibilitas, Fasilitas, Promosi, Minat Berkunjung WisatawanAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran atraksi, aksesibilitas, fasilitas, dan promosi dalam membentuk minat wisatawan untuk melakukan kunjungan ke Daya Tarik Wisata Kampung Praijing yang berada di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan wisatawan yang berkunjung ke Kampung Praijing sebagai populasi penelitian. Dari populasi tersebut, diperoleh 115 responden melalui penerapan teknik accidental sampling. Informasi penelitian dikumpulkan dengan memanfaatkan observasi, kuesioner, wawancara, serta dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu analisis deskriptif, pengujian validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, korelasi parsial dan berganda, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F dengan bantuan SPSS 26 for Windows. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa atraksi memiliki hubungan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat berkunjung. Hal tersebut terlihat dari nilai thitung 4,659 yang lebih besar dibandingkan ttabel 1,658, dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel aksesibilitas juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, ditandai dengan thitung sebesar 3,488 > ttabel 1,658 serta nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Pada variabel fasilitas, diperoleh thitung sebesar 2,143 > ttabel 1,658 dengan signifikansi 0,034 < 0,05, sehingga fasilitas dinyatakan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung. Sementara itu, promosi menghasilkan thitung sebesar 2,379 > ttabel 1,658 dan signifikansi 0,019 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan. Hasil pengujian secara simultan juga membuktikan bahwa keempat variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung, dengan Fhitung sebesar 175,734 > Ftabel 2,45 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05.
The study investigates the contribution of attractions, accessibility, facilities, and promotion to tourists’ intention to visit Kampung Praijing Tourism Attraction in West Sumba, East Nusa Tenggara. A quantitative approach was employed, with visitors to Kampung Praijing serving as the research population. A total of 115 participants were obtained through accidental sampling. The required information was gathered by means of observation, questionnaire distribution, interviews, and documentation. The collected data were subsequently examined using descriptive analysis, validity and reliability assessments, classical assumption tests, multiple linear regression, partial and multiple correlation analyses, coefficient of determination, as well as hypothesis testing through t-test and F-test with the assistance of SPSS 26 for Windows. The results demonstrate that the attraction variable positively and significantly contributes to tourists’ intention to visit. This is supported by a t-value of 4.659, exceeding the t-table value of 1.658, with a significance level of 0.000 < 0.05. Accessibility likewise produces a positive and significant effect, as indicated by a t-value of 3.488 > 1.658 and a significance value of 0.001 < 0.05. Facilities are also found to have a positive and significant influence, reflected in a t-value of 2.143 > 1.658 and a significance value of 0.034 < 0.05. In addition, promotion demonstrates a positive and significant contribution to tourists’ intention to visit, with a t-value of 2.379 > 1.658 and a significance value of 0.019 < 0.05. When assessed simultaneously, attractions, accessibility, facilities, and promotion collectively show a positive and significant effect on tourists’ intention to visit. The simultaneous test produces an F-value of 175.734 > 2.45, accompanied by a significance value of 0.000 < 0.05.




