PENGARUH LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN AKTIVITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PT CAMPINA ICE CREAM INDUSTRY TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2023 – 2025
Kata Kunci:
Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas, Nilai PerusahaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas terhadap nilai perusahaan pada PT Campina Ice Cream Industry Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025, secara parsial maupun simultan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan nilai perusahaan yang dievaluasi melalui rasio Price Book Value (PBV) selama periode pengamatan, sehingga penting untuk dikaji beragam faktor keuangan yang memengaruhinya. Kajian pustaka yang dipergunakan mengacu pada teori nilai perusahaan yang menjelaskan bahwasanya nilai perusahaan mencerminkan persepsi investor atas kinerja serta prospek perusahaan di masa depan (Brigham dan Houston, 2010; Sartono, 2010), serta teori rasio keuangan yang mencakup likuiditas melalui Current Ratio, solvabilitas melalui Debt to Equity Ratio, dan aktivitas melalui Total Asset Turnover (Kasmir, 2019). Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan, yang dihimpun melalui metode dokumentasi serta ditelaah memepergunakan uji asumsi klasik serta analisis regresi linier berganda. Temuan mengindikasikan bahwasanya likuiditas berdampak positif serta signifikan atas nilai perusahaan, solvabilitas tidak berdampak signifikan, sedangkan aktivitas berdampak negatif serta signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berdampak signifikan atas nilai perusahaan dengan kontribusi mencapai 95,5%, sementara sisanya ditentukan oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Dengan demikian, pengelolaan likuiditas dan aktivitas perusahaan perlu menjadi perhatian utama manajemen guna meningkatkan nilai perusahaan.
This study examines the determinants of firm value through the effects of liquidity, solvency, and activity ratios at PT Campina Ice Cream Industry Tbk listed on the Indonesia Stock Exchange during 2023–2025. Initiated by the decline in PBV-based valuation, this research aims to identify financial performance factors influencing market perception. The analytical framework integrates firm value theory, which positions corporate value as an outcome of investor evaluation toward performance and future prospects (Brigham and Houston, 2010; Sartono, 2010), and financial ratio theory employing Current Ratio, Debt to Equity Ratio, and Total Asset Turnover as proxies for liquidity, solvency, and activity dimensions (Kasmir, 2019). Using a quantitative design, secondary data derived from annual financial statements are analyzed through classical assumption procedures and multiple linear regression. The findings demonstrate that liquidity exerts a positive significant impact on firm value, solvency exhibits an insignificant effect, and activity produces a negative significant influence. Simultaneously, liquidity, solvency, and activity significantly explain firm value variation by 95.5%, whereas 4.5% is determined by variables excluded from the model. These results underline the strategic relevance of liquidity optimization and asset efficiency in enhancing corporate market valuation.




