IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM KONTEKS PARENTING DI KELUARGA KRISTEN DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS GEREJA DI TENGAH KEPELBAGAIAN

Penulis

  • David Agus Haryono Widodo Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia
  • Hery Yosef Silaholo Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia
  • Merri N Situmorang Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia
  • Guntur Silaban Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia

Kata Kunci:

Identitas Gereja, Pluralitas, Integritas, Kesaksian, Pelayanan, Kristus

Abstrak

Republik Indonesia merupakan bangsa yang memiliki tingkat kepelbagaian identitas agama, etnis, budaya, dan identitas sosial yang tinggi. Kondisi tersebut menempatkan keluarga sebagai ruang strategis dalam membentuk generasi yang memiliki identitas keagamaan yang kuat sekaligus mampu hidup secara damai dalam masyarakat yang pluralis. Keluarga Kristen menghadapi tantangan untuk mewariskan iman dan identitas gerejawi kepada anak tanpa membentuk sikap eksklusif, intoleran, atau defensif terhadap kelompok yang berbeda. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam konteks parenting keluarga Kristen sebagai upaya memperkuat identitas gereja di tengah kepelbagaian. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui referensi buku dan artikel ilmiah nasional ataupun internasional yang membahas moderasi beragama, pendidikan Kristen, parenting, pembentukan identitas, dan kehidupan masyarakat plural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dalam keluarga Kristen dapat diimplementasikan melalui pembentukan identitas iman yang positif, keteladanan orang tua, pendidikan kasih dan martabat manusia, dialog keluarga, literasi keberagaman, pengalaman sosial lintas identitas, dan dukungan gereja. Moderasi beragama tidak melemahkan identitas Kristen, tetapi membantu umat percaya menghidupi keyakinannya secara dewasa dan bertanggung jawab. Artikel ini menawarkan model parenting Kristiani yang moderative, berbasis identitas dan relasi yang mengintegrasikan keteguhan iman dengan keterbukaan sosial. Dengan demikian, keluarga Kristen dapat menjadi basis pembentukan generasi yang teguh dalam iman, menghormati kepelbagaian, dan berkontribusi terhadap perdamaian sosial.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30