MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025
Kata Kunci:
NICU, Keperawatan Neonatal, Bayi Baru Lahir, Perawatan IntensifAbstrak
Asfiksia neonatorum merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, terutama pada bayi yang memerlukan perawatan di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Kondisi ini terjadi akibat kegagalan bayi baru lahir untuk bernapas secara spontan dan efektif segera setelah lahir, yang dapat mengakibatkan hipoksia jaringan dan gangguan fungsi organ vital. Pelayanan keperawatan di NICU memiliki peran yang san- gat penting dalam mendukung keselamatan pasien, stabilitas fisiologis, serta peningkatan kualitas hidup bayi dengan asfiksia neonatorum. Penelitian ini bertujuan untuk menggam- barkan faktor risiko asfiksia neonatorum serta pelaksanaan pelayanan keperawatan pada bayi yang dirawat di NICU Rumah Sakit Haji, Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan telaah rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi dengan asfiksia neonatorum memiliki faktor risiko berupa prematuritas, berat badan lahir rendah, dan skor APGAR rendah. Pelayanan keperawatan di NICU telah dilak- sanakan sesuai dengan standar, meliputi resusitasi neonatal segera, pemantauan tanda vital secara ketat, serta pemberian dukungan respirasi dan nutrisi. Kesimpulan peneli- tian ini menegaskan bahwa pelayanan keperawatan NICU yang cepat, tepat, dan terstan- darisasi berperan penting dalam menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kese- lamatan serta kualitas hidup bayi baru lahir dengan asfiksia neonatorum.




