PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK DALAM MEMOTIVASI SISWA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA TOPIK KOMPAK DAN BERSATU DI SD NEGERI 2 TONJA DENPASAR
Kata Kunci:
Pop Up Book, Motivasi Belajar, Pendidikan Pancasila, Kurikulum MerdekaAbstrak
Pandemi COVID-19 membawa dampak besar terhadap dunia pendidikan, termasuk menurunnya motivasi belajar siswa karena mempertahankan pembelajaran dari tatap muka beralih menjadi online / belajar dirumah. Kondisi ini juga dialami di SD Negeri 2 Tonja Denpasar, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang sering dianggap kurang menarik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Salah satu alternatif yang diterapkan adalah penggunaan media Pop up book , Pop up book merupakan media pembelajaran berbentuk buku tiga dimensi yang dirancang dengan unsur visual interaktif untuk merangsang minat dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran, pemahaman, serta informasi yang jelas dan akurat mengenai penggunaan media pembelajaran Pop up book dalam memotivasi siswa belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila topik Kompak dan Bersatu di kelas IV SD Negeri 2 Tonja Denpasar. Penelitian ini membahas mengenai: (1) strategi guru dalam penggunaan media Pop up book pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, (2) persepsi guru terhadap efektivitas Pop up book dalam memotivasi siswa belajar, dan (3) implikasi motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Pop up book. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive, meliputi Kepala Sekolah, Guru Kelas IV, dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Tonja Denpasar. Penggunaan Pop up book juga memperlihatkan peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan, sesuai dengan teori moivasi, konstruktivisme dan behaviorisme, di mana pengalaman belajar konkret dan penguatan positif mampu meningkatkan semangat belajar. Selain itu, media ini turut mendukung pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan kontekstual sesuai arah Kurikulum Merdeka dan tujuan pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan Pop up book dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Media ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman materi, serta menumbuhkan minat belajar. Guru memberikan penilaian positif terhadap Pop up book karena membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan media ini. Dengan demikian, Pop up book efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, mendukung pembelajaran yang kreatif, dan sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila.
The COVID-19 pandemic has had a major impact on the world of education, including a decline in students’ learning motivation due to the shift from face-to-face learning to online or home based learning. This situation also occurred at SD Negeri 2 Tonja Denpasar, particularly in the subject of Pancasila Education, which is often considered less engaging. To address this issue, there is a need for innovative learning media that can enhance students’ interest and motivation to learn. One alternative implemented is the use of Pop up book media a three-dimensional learning book designed with interactive visual elements to stimulate students’ interest and motivation. This study aims to obtain a clear and accurate understanding and information regarding the use of Pop up book learning media in motivating students to learn in the Pancasila Education subject, specifically the topic “Unity and Togetherness” in grade IV of SD Negeri 2 Tonja Denpasar. The study discusses: (1) teachers’ strategies in using Pop up book media in Pancasila Education, (2) teachers’ perceptions of the effectiveness of Pop up books in motivating students to learn, and (3) the implications of students’ learning motivation before and after using the Pop up book media. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Informants were selected purposively, consisting of the principal, the grade IV teacher, and grade IV students of SD Negeri 2 Tonja Denpasar. The use of Pop up books also showed a significant increase in students’ learning motivation, in line with the theories of motivation, constructivism, and behaviorism, where concrete learning experiences and positive reinforcement can enhance learning enthusiasm. Moreover, this medium supports creative, enjoyable, and contextual learning aligned with the Merdeka Curriculum and the goal of developing the Pancasila Student Profile. The results of the study indicate that learning using Pop up book media is implemented through the stages of planning, implementation, and evaluation. This media has been proven to increase student engagement, facilitate material understanding, and foster learning interest. Teachers gave positive evaluations of the Pop up book because it makes learning more interactive and enjoyable. Students also demonstrated a significant increase in learning motivation after using this medium. Therefore, Pop up book media is effective in enhancing students’ learning motivation, supporting creative learning, and aligning with the Merdeka Curriculum objectives in developing the Pancasila Student Profile.




