PERHITUNGAN TEGANGAN BACK FLASHOVER AKIBAT SAMBARAN PETIR LANGSUNG PADA SALURAN TRANSMISI 150 kV BENGKAYANG-SINGKAWANG
Kata Kunci:
Etir, Back Flashover, Gelombang Berjalan, Saluran Transmisi 150 Kv, Gangguan PetirAbstrak
Petir merupakan penyebab utama gangguan pada saluran transmisi udara tegangan tinggi, terutama di Indonesia yang memiliki aktivitas petir tinggi. Salah satu gangguan yang sering terjadi adalah back flashover, yaitu loncatan api pada isolator akibat tegangan lebih dari sambaran petir ke menara atau kawat tanah yang melampaui kekuatan isolasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui probabilitas back flashover dan jumlah gangguan akibat sambaran petir langsung pada saluran transmisi 150 kV Bengkayang–Singkawang menggunakan metode gelombang berjalan dengan mempertimbangkan parameter petir, karakteristik menara, konfigurasi saluran, dan variasi tahanan pentanahan kaki menara. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai probabilitas jumlah sambaran yang dapat mengakibatkan back flashover (P_FL) pada menara, seperempat jarak dari menara, dan setengah jarak dari menara adalah identik, yaitu 0Ω - 10.25Ω = 0%; 10.5Ω = 0.04%; 10.75Ω - 11Ω = 0.31%; 11.25Ω = 0.43%; 11.5Ω - 15.25Ω = 0.56%; 15.5Ω - 16.5Ω = 1.42%; 16.75Ω - 18.5Ω = 1.82%; 18.75Ω - 23.75Ω = 2.23%; 24Ω - 31.75Ω = 2.36%; 32Ω - 36Ω = 7.43%; 36.25Ω - 44.5Ω = 9.75%; 44.75Ω - 45Ω = 18.88%; 45.25Ω - 50Ω = 21.31%. Berdasarkan hasil perhitungan, jumlah gangguan kilat pada saluran transmisi adalah sebagai berikut: 0Ω - 10.25Ω = 0 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 10.5Ω = 0 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 10.75Ω - 11Ω = 0.07 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 11.25Ω = 0.09 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 11.5Ω - 15.25Ω = 0.11 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 15.5Ω - 16.5Ω = 0.28 gangguan /73.653 km saluran/tahun; 16.75Ω - 18.5Ω = 0.36 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 18.75Ω - 23.75Ω = 0.43 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 24Ω - 31.75Ω = 0.47 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 32Ω - 36Ω = 1.46 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 36.25Ω - 44.5Ω = 1.90 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 44.75Ω - 45Ω = 3.69 gangguan/73.653 km saluran/tahun; 45.25Ω - 50Ω = 4.17 gangguan/73.653 km saluran/tahun.




