ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PENERAPAN MODEL SELF CARE OREM SEBAGAI INTERVENSI KETIDAKEFEKTIFAN MANAJEMEN KESEHATAN DALAM KELUARGA DI RT 009 DESA PANCURAN GADING

Penulis

  • Sinarhati Laoli Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Candra Saputra Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Ezalina Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Keluarga, Manajemen Kesehatan, Self Care Orem

Abstrak

Ketidakefektifan manajemen kesehatan dalam keluarga masih menjadi masalah signifikan, terutama pada keluarga dengan anggota yang menderita Diabetes Mellitus (DM). Faktor penyebab meliputi rendahnya dukungan keluarga, keterbatasan literasi kesehatan, kondisi ekonomi, serta kompleksitas regimen pengobatan. Penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam memutuskan dan melaksanakan perawatan anggota keluarga yang sakit DM. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari dua keluarga di RT 009 Desa Pancuran Gading yang memiliki anggota keluarga sakit DM. Intervensi dilaksanakan selama tiga hari dengan durasi 45 menit setiap kunjungan. Pelaksanaan intervensi berfokus pada TUK 2, yakni membimbing keluarga memutuskan perawatan, mencakup diskusi mengenai pengaturan diet, kepatuhan pengobatan, peran seluruh anggota keluarga sebagai caregiver, dan pembangunan harapan agar perawatan mandiri berjalan konsisten. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi hasil intervensi, serta dianalisis secara deskriptif menggunakan indikator Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan keluarga secara bertahap, peningkatan skor SLKI dari hari pertama hingga hari ketiga menunjukkan perubahan positif pada aspek pemahaman, keterlibatan, dan kesiapan keluarga dalam melakukan perawatan mandiri secara berkelanjutan. Kesimpulannya, penerapan Model Self-Care Orem melalui sistem Supportive– Educative efektif meningkatkan kemampuan keluarga dalam memutuskan dan melaksanakan perawatan anggota keluarga yang sakit DM, sehingga manajemen kesehatan keluarga menjadi lebih efektif.

Ineffective family health management remains a significant issue, particularly in families with members suffering from Diabetes Mellitus (DM). Contributing factors include low family support, limited health literacy, economic constraints, and complex medication regimens. This study aimed to improve the family’s ability to make decisions and carry out care for family members with DM. A case study design using the nursing process approach was employed. The subjects were two families in RT 009, Desa Pancuran Gading, each having a family member with DM. The intervention was conducted over three consecutive days, with 45- minute sessions per visit. The implementation focused on TUK 2, guiding families in making care decisions, including discussions on diet regulation, medication adherence, the role of all family members as caregivers, and fostering hope to ensure consistent self-care. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and documentation of intervention results, and analyzed descriptively using the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI) indicators. The results showed a gradual improvement in family capability. SLKI scores increased from the first to the third day, indicating positive changes in family understanding, engagement, and readiness to perform sustainable self-care. In conclusion, the implementation of the Self-Care Orem Model through a Supportive–Educative system effectively enhanced family ability in decisionmaking and performing care for family members with DM, leading to more effective family health management.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28