HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DAN PERAN PENGAWASAN MINUM OBAT (PMO) DENGAN KEPATUHAN TERAPI PADA PASIEN TB PARU DI RS PRIMA MEDIKA PEMALANG

Penulis

  • Singgih Sutisna Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Tuberkulosis, Pengetahuan Keluarga, PMO, Kepatuhan Terapi

Abstrak

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global. Kepatuhan terapi merupakan faktor utama dalam keberhasilan pengobatan TB. Pengetahuan keluarga dan peran Pengawas Minum Obat (PMO) diduga berpengaruh terhadap kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga dan peran PMO dengan kepatuhan terapi pada pasien TB paru di RS Prima Medika Pemalang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan total sampling sebanyak 40 responden. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan keluarga, kuesioner peran PMO, dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (65%), peran PMO kurang (60%), dan kepatuhan rendah (62,5%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan keluarga (p=0,001) dan peran PMO (p=0,001) dengan kepatuhan terapi. Disimpulkan bahwa peningkatan edukasi keluarga dan optimalisasi peran PMO diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan TB.

Tuberculosis (TB) remains a major public health problem. Treatment adherence is a key determinant of successful TB therapy. Family knowledge and the role of Treatment Supervisors (PMO) are assumed to influence patient adherence. This study aimed to determine the relationship between family knowledge and the role of PMO with treatment adherence among pulmonary TB patients at RS Prima Medika Pemalang. A quantitative cross-sectional design was used with total sampling of 40 respondents. Instruments included family knowledge questionnaires, PMO role questionnaires, and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Data were analyzed using the Chi-Square test. Results showed that most respondents had poor family knowledge (65%), inadequate PMO role (60%), and low adherence (62.5%). There was a significant relationship between family knowledge (p=0.001) and PMO role (p=0.001) with treatment adherence. Improving family education and optimizing PMO roles are essential to enhance TB treatment success.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29