KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN BERINTEGRITAS SEBAGAI FONDASI AKUNTABILITAS KEARSIPAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN

Penulis

  • Dewi Anjani UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Reva Yumna Mafaza UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Asri Wida Ningsih UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Siswadi UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Kata Kunci:

Kepemimpinan Pendidikan, Akuntabilitas Kearsipan, Lembaga Pendidikan, Manajemen Arsip

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis kepemimpinan pendidikan dalam mewujudkan akuntabilitas kearsipan di lembaga pendidikan. Kepemimpinan pendidikan dipahami sebagai kemampuan memengaruhi dan mengarahkan seluruh elemen organisasi untuk mencapai tujuan pendidikan secara efisien. Akuntabilitas kearsipan merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menyediakan informasi yang autentik dan sah sebagai alat bukti kinerja serta transparansi publik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kompleksitas sistem, keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pemanfaatan teknologi, serta kurangnya kesadaran organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa akuntabilitas kearsipan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pengambilan keputusan, mutu layanan administrasi, dan pemenuhan standar akreditasi. Kepemimpinan yang berintegritas berperan kunci dalam membangun budaya organisasi yang tertib arsip untuk menjamin transparansi dan supremasi hukum. Simpulan artikel ini menekankan perlunya strategi terintegrasi melalui pengembangan kompetensi SDM dan standarisasi sistem kearsipan berbasis teknologi.

This article aims to analyze the strategic role of educational leadership in achieving archival accountability in educational institutions. Educational leadership is defined as the ability to influence and direct all organizational elements to achieve educational goals efficiently. Archival accountability is a form of institutional responsibility in providing authentic and valid information as evidence of performance and public transparency. The main challenges faced include system complexity, limited human resources, low technology utilization, and a lack of organizational awareness. The study results show that archival accountability significantly impacts the quality of decision-making, administrative service quality, and fulfillment of accreditation standards. Leadership with integrity plays a key role in building an organized archival culture to ensure transparency and the rule of law. The conclusion emphasizes the need for an integrated strategy through human resource competency development and technology-based archival system standardization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29