HUBUNGAN TINGKAT KEGAWATDARURATAN (TRIASE) DENGAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD MARIA WALANDA MARAMIS

Penulis

  • Arya Pratama Universitas Muhammadiyah Manado
  • Suwandi I Luneto Universitas Muhammadiyah Manado
  • Rahmat H Djalil Universitas Muhammadiyah Manado

Kata Kunci:

Tingkat Kegawatdaruratan, Kecemasan Keluarga, IGD

Abstrak

ABSTRAK

Pasien yang datang ke IGD akan dilakukan triase. Pengkategorian pasien berdasarkan triase seringkali menimbulkan kecemasan pada keluarga pasien. Kecemasan merupakan kondisi psikologis seseorang dengan rasa takut disertai keluhan fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kegawatdaruratan pasien dengan kecemasan keluarga pasien di instalasi gawat darurat RSUD Maria Walanda Maramis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga pasien berjumlah 34 responden. Teknik penegambilan sampling menggunakan purposive sampling

Hasil penelitian ini adalah berdasarkan hasil analisa uji korelasi Gamma menunjukan nilai p value = 0,005 dimana hasil ini lebih kecil dari nilai signifikan ɑ = ≤0.05 dengan demikian maka dapat dikatakan pada penelitian ini Ha dapat di terima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Tingkat Kegawatdaruratan dengan kecemasan keluarga pasien di instalasi gawat darurat RSUD Maria Walanda Maramis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan Tingkat Kegawatdaruratan dengan kecemasan keluarga pasien di instalasi gawat darurat RSUD Maria Walanda Maramis. Diharapkan bagi tenaga kesehatan, khsususnya perawat di IGD, agar tidak hanya berfokus pada penanganan medis pasien, tetapi juga memberikan komunikasi terapeutik dan informasi yang jelas mengenai kondisi pasien guna meminimalkan kecemasan keluarga.

Patients arriving at the emergency department (ED) undergo triage, which categorizes them based on the severity of their condition. This process often generates anxiety among patients’ families. Anxiety is a psychological state characterized by fear accompanied by physical complaints. The objective of this research was to examine the relationship between patient emergency levels and family anxiety in the ED of Maria Walanda Maramis Regional Hospital. A descriptive-analytic study with a cross-sectional approach was conducted. The population consisted of 34 family members of patients, selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Gamma correlation test at a significance level of α = 0.05.

Analysis revealed a ρ-value of 0.005, which is smaller than the significance threshold (α ≤ 0.05). Thus, the alternative hypothesis (Ha) was accepted, and the null hypothesis (H0) was rejected. These findings indicate a significant relationship between patient emergency levels and family anxiety in the ED of Maria Walanda Maramis Regional Hospital. There is a significant relationship between patient emergency levels and family anxiety in the ED. Health professionals, particularly nurses, are encouraged not only to focus on medical management but also to provide therapeutic communication and clear information regarding patient conditions to minimize family anxiety.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29