PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM SUPERVISI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS MANAJEMEN MUTU
Kata Kunci:
Supervisi Kepala Sekolah, Bimbingan Dan Konseling, Manajemen MutuAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepala sekolah dalam supervisi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) berbasis manajemen mutu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen mutu seperti continuous improvement, fokus pada peserta didik, keterlibatan seluruh komponen sekolah, serta pengambilan keputusan berbasis data, mampu meningkatkan kualitas layanan Bimbingan dan Konseling (BK) secara signifikan. Penerapan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dalam supervisi juga terbukti efektif dalam menciptakan perbaikan layanan yang berkelanjutan. Namun, masih terdapat kendala dalam implementasi supervisi, seperti keterbatasan pemahaman kepala sekolah terhadap layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dan belum optimalnya penerapan manajemen mutu. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi kepala sekolah serta penguatan integrasi prinsip manajemen mutu dalam supervisi layanan BK guna meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
This study examines guidance and counseling (GC) services based on quality management. The research employs a qualitative approach using library research by analyzing relevant scientific literature. Data collection was conducted through documentation study, while data analysis used content analysis techniques. The results indicate that systematic and continuous supervision by school principals, integrated with quality management principles such as continuous improvement, student focus, total involvement, and data-driven decision-making, significantly improves the quality of guidance and counseling services. The implementation of the PDCA (Plan-Do-Check-Act) cycle in supervision has also proven effective in fostering continuous service improvement. However, several challenges remain, including the limited understanding of principals regarding guidance and counseling services and the suboptimal implementation of quality management. Therefore, it is necessary to enhance principals’ competencies and strengthen the integration of quality management principles in supervising GC services to improve the overall quality of education.




