ANALISIS DIMENSI EKOESKATOLOGIS DALAM LAGU DERE NGKIONG DARI DAERAH MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR

Penulis

  • Fidelis Situ Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Jhon Petrus Sihite Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Geoferi Letsoin Haman Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Karolus Borromeus Riwu Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero

Kata Kunci:

Dimensi Ekoeskatologsis, Lagu Dere Ngkiong, Kesadaran Ekologis

Abstrak

Krisis ekologis menempatkan alam dan manusia dalam kondisi yang sama-sama berbahaya.  Oleh karena itu, persoalan ini perlu ditangani serius dengan mencari solusi yang tepat. Lagu daerah sebagai kearifan lokal dan dibentuk oleh nilai budaya masyarakat lokal sebenarnya sudah mengambil bagian dalam mempromosikan kesadaran ekologis demi keberlanjutan hidup manusia dan alam. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dimensi ekoeskatologis dalam lagu "Dere Ngkiong", lagu daerah dari Manggarai, Nusa Tenggara Timur.  Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa lagu ini mengajarkan pelestarian alam demi menjaga keberlansungan eksistensi manusia. Hal ini memiliki kecocokan dengan ajaran ekoeskatologis Gereja Katolik terkait pemeliharaan alam dan keutuhan ciptaan serta keselamatan eskatologis mereka. Dengan demikian, dapat dijadikan sebagai media promosi nilai budaya yang mampu membangkitkan kesadaran ekologis, demi keutuhan dan keberlanjutan ciptaan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29