KEGIATAN KHITAN MASSAL SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN EMPATI MAHASISWA KEDOKTERAN

Penulis

  • Tengku Regent Universitad Muhammadiah Riau
  • Allya Mukhbita Prazuva Universitad Muhammadiah Riau
  • Perawati Universitad Muhammadiah Riau

Kata Kunci:

Empati, Khitan Massal, Mahasiswa Kedokteran, Pengabdian Kepada Masyarakat, Experiential Learning.

Abstrak

Empati merupakan salah satu sikap penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa kedokteran karena berperan dalam membangun komunikasi yang efektif dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pengembangan empati adalah melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa kedokteran melalui pelaksanaan khitan massal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau pada tanggal 21 Juni 2026 yang dilaksanakan di Gedung Fakultas Kedokteran serta bekerja sama dengan Rumah Sakit Andini, Rumah Sakit Hermina, dan Rumah Sakit Universitas Riau. Sebanyak 32 mahasiswa kedokteran yang terlibat sebagai panitia dalam kegiatan tersebut dengan jumlah peserta khitan sebanyak 57 orang anak. Mahasiswa berpartisipasi dalam proses registrasi, pendampingan peserta, mendampingi dokter, serta memberikan edukasi kepada orang tua mengenai perawatan luka pascakhitan. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar berbasis pengalaman (experiential learning) yang mendukung pengembangan kemampuan komunikasi, kepedulian, profesionalisme, dan empati mahasiswa kedokteran. Dengan demikian, kegiatan khitan massal dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembentukan karakter calon dokter yang berempati kepada pasien.

Empathy is one of the essential attributes that medical students should possess, as it plays a crucial role in establishing effective communication and improving the quality of healthcare services. One approach to fostering empathy is through students' involvement in community service activities. This community service program aimed to provide experiential learning opportunities for medical students through the implementation of a mass circumcision program. The activity was conducted by the Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Riau, on June 21, 2026, at the Faculty of Medicine building, in collaboration with Andini Hospital, Hermina Hospital, and Universitas Riau Hospital. A total of 32 medical students participated as organizing committee members, while 57 children took part in the circumcision program. The students were involved in participant registration, assisting and accompanying the children, supporting physicians during the procedures, and providing education to parents regarding post-circumcision wound care. This activity offered an experiential learning opportunity that enhanced students' communication skills, compassion, professionalism, and empathy. Therefore, the mass circumcision program can serve as an effective form of community service that benefits the community while supporting the development of empathetic and professional future physicians.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30