EFEKTIVITAS PENGUATAN POSITIF DALAM MENGURANGI FREKUENSI KONSUMSI ALKOHOL PADA MAHASISWA
Kata Kunci:
Penguatan Positif, Kondumsi Alkohol, Mahasiswa, Modifikasi Perilaku, Single-Subject ResearchAbstrak
Konsumsi alkohol di kalangan mahasiswa menimbulkan risiko kesehatan dan akademik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas penguatan positif (positive reinforcement) dalam mengurangi frekuensi konsumsi alkohol pada mahasiswa. Menggunakan desain Single-Subject Research (SSR) tipe A-B-A selama 23 hari, tiga partisipan dipilih melalui purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan memberikan penguatan positif berupa afirmasi dan motivasi harian melalui WhatsApp. Data dianalisis menggunakan analisis tren visual (metode split-middle) dan analisis statistik Tau-U. Hasil analisis visual menunjukkan tren penurunan konsumsi pada subjek dengan frekuensi awal yang tinggi, mencapai median 0. Selain itu, hasil klinis dari skala AUDIT menunjukkan penurunan dari kategori “berisiko” menjadi “risiko rendah” pada dua subjek. Namun, analisis Tau-U menunjukkan bahwa efek gabungan tidak signifikan secara statistik (p >0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun penguatan positif melalui platform digital menunjukkan potensi perubahan perilaku, efektivitas statistikanya dibatasi oleh durasi intervensi yang singkat dan faktor internal individu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan periode intervensi yang lebih lama dan ukuran sampel yang lebih besar.
Alcohol consumption among college students poses significant health and academic risks. This study aims to evaluate the effectiveness of positive reinforcement in reducing alcohol consumption frequency among students. Using a Single-Subject Research (SSR) A-B-A design over 23 days, three participants were selected through purposive sampling. The intervention involved providing positive reinforcement in the form of daily affirmations and motivation via WhatsApp. Data were analyzed using visual trend analysis (split-middle method) and Tau-U statistical analysis. Visual analysis results showed a downward trend in consumption for subjects with high initial frequencies, reaching a median of 0. Additionally, clinical results from the AUDIT scale showed a reduction from "at risk" to "low risk" categories for two subjects. However, the Tau-U analysis indicated that the combined effect was not statistically significant (p > 0.05). The study concludes that while positive reinforcement via digital platforms shows potential for behavioral change, its statistical effectiveness is limited by short intervention duration and individual internal factors. Future research should consider longer intervention periods and larger sample sizes.




