STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENINGKATAN SIKAP RUMAH TANGGA TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH
(STUDY KASUS MASYARAKAT KOTA DILI, TIMOR LESTE)
Kata Kunci:
Pengetahuan, Sikap, PerilakuAbstrak
The waste problem has become an increasingly worrying environmental issue, especially in the National Capital. Households are one of the main sources of waste accumulation, but there are still many who do not understand the importance of good waste management. This research aims to explore communication strategies through knowledge in increasing positive attitudes and behavior of households to wards waste management. This research uses a qualitative approach. It involves in-depth interviews with households/individuals who live in Dili, Timor Leste. The research results show that by providing education/knowledge about waste management with appropriate communication, it will be possible to change people's attitudes and behavior to better preserve the environment, including by processing waste appropriately. However, challenges such as lack of facilities and infrastructure, limited resources, and resistance to change are still obstacles in implementing this communication strategy. This research provides practical recommendations for providing knowledge on a sustainable basis by developing integrated communication strategies, involving community leaders, providing incentives, and increasing the involvement of local governments and non-governmental organizations in an effort to improve household attitudes and behavior towards sustainable waste management.
Permasalahan sampah telah menjadi isu lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, terutama di Ibukota Negara. Rumah tangga merupakan salah satu sumber utama timbunan sampah, namun masih banyak yang kurang memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi melalui pengetahuan dalam meningkatkan sikap dan perilaku yang positif dari rumah tangga terhadap pengelolaan sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan rumah tangga/ induvidu yang berdomisili di Dili Timor Leste. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memberikan education/Pengetahuan tentang pengelolaan sampah dengan komunikasi yang tepat maka akan dapat mengubah sikap dan perilaku masyarakat yang lebih baik dalam menjaga kelestarian lingkungan antara lain dengan mengolah sampah dengan tepat. Namun, tantangan seperti kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya, serta resistensi terhadap perubahan masih menjadi kendala dalam implementasi strategi komunikasi tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk secara berscala/berkelanjutan memberikan ilmu dengan mengembangkan strategi komunikasi yang terintegrasi, melibatkan tokoh masyarakat, memberikan insentif, dan meningkatkan keterlibatan pemerintah daerah serta organisasi non-pemerintah dalam upaya meningkatkan sikap dan perilaku rumah tangga terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan.




