DAKWAH ISLAM DI ERA MEDIA PENYIARAN DIGITAL: ANALISIS TANTANGAN DAN PROSPEK DAKWAH FELIX SIAUW DI MEDIA SOSIAL
Kata Kunci:
Dakwah Digital, Media Sosial, Felix Siauw, Komunikasi Islam, Media Penyiaran DigitalAbstrak
Perkembangan media penyiaran digital telah mentransformasi praktik dakwah Islam dari pola konvensional menuju ruang komunikasi berbasis media sosial. Salah satu figur pendakwah digital yang aktif memanfaatkan platform Instagram, YouTube, dan TikTok adalah Felix Siauw. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan karakteristik dakwah digital Felix Siauw, menganalisis tantangan dakwah Islam di era media penyiaran digital, serta mengidentifikasi prospeknya di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi nonpartisipan, dokumentasi konten media sosial, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik dakwah Felix Siauw bersifat adaptif terhadap karakter platform melalui video pendek, ceramah panjang, dan penguatan personal branding. Tantangan yang dihadapi meliputi fragmentasi perhatian audiens, dominasi algoritma media sosial, validitas informasi, potensi polarisasi opini, serta komersialisasi dakwah. Sementara itu, prospek dakwah di media digital terlihat pada perluasan jangkauan global, tingginya interaktivitas, relevansi dengan generasi muda, inovasi format komunikasi, dan penguatan literasi keagamaan melalui prinsip tabayyun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan dakwah di era digital ditentukan oleh kemampuan menjaga keseimbangan antara efektivitas komunikasi, kredibilitas pesan, dan tanggung jawab epistemik di ruang publik digital.




