“KRITIK MATERIALIS KARL MARX TERHADAP AGAMA DAN RELEVANSINYA BAGI STRUKTUR SOSIAL MODERN”
Kata Kunci:
Karl Marx, Agama, Materialisme Historis, Ideologi, Struktur Sosial ModernAbstrak
Tulisan ini membahas kritik materialis Karl Marx terhadap agama serta relevansinya bagi pembacaan struktur sosial modern. Berangkat dari kerangka materialisme historis dan dialektis, Marx memandang agama sebagai produk kondisi material masyarakat, yang lahir dari ketimpangan ekonomi, keterasingan manusia, dan relasi produksi yang timpang antara kelas borjuis dan proletar. Agama, dalam perspektif Marx, berfungsi sebagai respons terhadap penderitaan sosial sekaligus sebagai mekanisme ideologis yang berpotensi menormalkan ketidakadilan. Melalui kajian literatur yang mendalam, tulisan ini menelusuri bagaimana konsep-konsep kunci Marx seperti keterasingan, kesadaran semu, dan ideologi dapat digunakan untuk membaca fenomena keagamaan di era kapitalisme global. Dalam konteks modern, analisis Marx menemukan relevansi pada berbagai fenomena seperti komodifikasi simbol religius, politisasi identitas keagamaan, serta perkembangan spiritualitas populis yang muncul di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa agama kerap berada dalam ketegangan antara menjadi sumber pembebasan dan alat legitimasi kekuasaan. Meskipun Marx menyoroti sisi ideologis agama, dinamika kontemporer memperlihatkan bahwa tradisi keagamaan juga dapat berperan sebagai kekuatan moral yang mendorong solidaritas dan keadilan sosial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya membaca kritik Marx secara kontekstual bukan sebagai penolakan terhadap agama, melainkan sebagai kerangka analitis untuk memahami hubungan antara iman, struktur material, dan kekuasaan dalam masyarakat modern.




