KECENDERUNGAN ONLINE DISINHIBITION EFFECT DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EKSTROVERT

Penulis

  • Maula Nur Yuwanda Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Widyaning Hapsari Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Meriam Esterina Universitas Muhammadiyah Purworejo

Kata Kunci:

Kepribadian Introvert Dan Ekstrovert, Online Disinhibition Effect

Abstrak

Perkembangan internet dan para penggunanya yang semakin berkembang dengan sangat pesat khususnya di bidang ber-media sosial. Pengguna jasa internet untuk bermedia sosial di Indonesia yang didominasi oleh remaja. Hal tersebut menimbulkan berbagai permasalahan-permasalahan baru bagi setiap individu. Salah satu permasalahannya yaitu online disinhibiton effect, dimana terjadinya pebedaan perilaku di dunia maya dan di dunia nyata. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui kecenderungan online disinhibition effect ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 348 remaja pengguna media sosial di Indonesia yang berusia 13–21 tahun dan ditentukan dengan menggunakan teknik insidental sampling. Instrument pengumpulan data menggunakan angket skala likert dan skala guttman yang masing-masing diadaptasi dari skala yang telah digunakan oleh peneliti sebelumnya. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Pada hasil analisis deskriptif dan hasil uji beda pada independent t-Test dengan melihat signifikasi jumlah responden serta ditunjukkan oleh rata-rata nilai (mean) online disinhibition effect pada tipe kepribadian introvert dan ekstrovert yang menunjukkan adanya perbedaan. Dimana tipe kepribadian introvert memiliki nilai rata-rata 71,30 dan ekstrovert memiliki nilai rata-rata 72,61. Artinya hal tersebut mengindikasikan bahwa dalam penelitian ini tipe kepribadian ekstrovert lebih tinggi melakukan online disinhibition effect dibandingkan tipe kepribadian introvert.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29