STUDI KOORDINASI PROTEKSI ARUS LEBIH RECLOSER PADA OUTGOING HILIR GH TEBING TINGGI UNIT LAYANAN PELANGGAN (ULP) SANDAI KABUPATEN KETAPANG

Penulis

  • Rezy Zulprayoga Universitas Tanjungpura
  • Managam Rajagukguk Universitas Tanjungpura
  • Danial Universitas Tanjungpura

Kata Kunci:

Proteksi, ProteksiListrik, ListrikOCR, OCRGFR, GFRRecloser, Digsilent Power Factory 15.1

Abstrak

Dalam sistem kelistrikan moderen, proteksi merupakan salah satu aspek penting untuk menjaga keandalan dan keamanan operasi sistem tenaga listrik. Arus lebih dapat disebabkan oleh berbagai kondisi abnormal seperti hubung singkat, kelebihan beban, atau gangguan lain dalam sistem distribusi tenaga listrik. Dua perangkat proteksi yang sering digunakan di penyulang Outgoing Hilir adalah Relay arus lebih fasa OCR, Relay arus lebih fasa-tanah GFR, dan Recloser. Recloser adalah perangkat yang berfungsi untuk memutuskan dan menyambungkan kembali aliran listrik secara otomatis ketika terjadi gangguan sementara, sedangkan relay arus lebih mendeteksi arus yang melebihi ambang batas yang telah ditentukan dan memutuskan sirkuit untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Dari hasil penelitian ini didapat nilai perhitungan manual lebih kecil dari hasil simulasi menggunakan software Digsilent Power Factory 15.1.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-25