PENGARUH PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 2 NONGAN KARANGASEM
Kata Kunci:
Project Based Learning, Hasil Belajar, IPAS, Sekolah DasarAbstrak
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan bagian penting dari pendidikan dasar yang bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Namun, proses pembelajaran IPAS di sekolah dasar sering kali masih bersifat teoritis dan berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan mengaitkan konsep dengan fenomena nyata di sekitarnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan berbasis proyek nyata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar IPAS siswa serta mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SD Negeri 2 Nongan, Karangasem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest–posttest design). Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas IV yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 62,72 pada pretest menjadi 80,77 pada posttest dengan peningkatan sebesar 18,05 poin. Berdasarkan hasil uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi (p = 0,000 < 0,05) yang berarti hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SD Negeri 2 Nongan.




