HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMK NEGERI 9 MANADO

Penulis

  • Deli Ahmad Universitas Muhammadiyah Manado
  • Hj Zainar Kasim Universitas Muhammadiyah Manado
  • Cut Mutiya Bunsal Universitas Muhammadiyah Manado

Kata Kunci:

Media Sosial, Kualitas Tidur, Remaja

Abstrak

Penggunaan media sosial yang semakin meningkat pada remaja dapat memberikan dampak terhadap pola hidup, salah satunya adalah kualitas tidur. Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat menyebabkan remaja tidur lebih larut, berkurangnya waktu istirahat, serta gangguan pada pola tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 9 Manado. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 9 Manado pada bulan Januari sampai Februari 2026. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 49 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner social Media Use Scale (SMUS) untuk menilai penggunaan media sosial dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunaan Media Sosial sebagian besar berada pada kategori aktif yaitu 42 responden 85.7%,sedangkan Kualitas Tidur sebagian besar adalah kategori baik yaitu 40 responden 81.6%. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil nilai p value = 0,00 (p= ≤ 0,05.). Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 9 Manado. Sebagian besar responden memiliki penggunaan media sosial aktif (85,7%) dan kualitas tidur yang baik (85,7%). Oleh karena itu, disarankan agar remaja membatasi penggunaan media sosial teruatama pada malam hari, serta pihak sekolah diharapkan menetapkan kebijakan dan meningkatkan sosialisasi penggunaan handphone secara bijak guna menjaga kualitas tidur siswa.

The increasing use of social media among adolescents has significant impacts on lifestyle, including sleep quality. Excessive use of social media may lead to late bedtimes, reduced rest, and disrupted sleep patterns. The objective of this research was to examine the relationship between social media use and sleep quality among adolescents at SMK Negeri 9 Manado. This study employed a quantitative cross-sectional design conducted from January to February 2026. The sample consisted of 49 adolescents selected using total sampling. Data were collected using the Social Media Use Scale (SMUS) to assess social media use and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to evaluate sleep quality. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test at a significance level of α ≤ 0.05. The findings showed that most respondents were categorized as active social media users (42 respondents, 85.7%), while the majority demonstrated good sleep quality (40 respondents, 81.6%). Chi-Square analysis revealed a ρ-value of 0.00 (ρ ≤ 0.05), indicating a significant relationship between social media use and sleep quality. The study concludes that social media use is significantly associated with sleep quality among adolescents at SMK Negeri 9 Manado. Although most respondents reported active social media use and good sleep quality, excessive nighttime use may pose risks. It is recommended that adolescents limit social media use, particularly at night, and that schools implement policies and awareness programs to promote responsible smartphone use and safeguard students’ sleep quality.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31