STRATEGI LINGUISTIK: PERAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMPERKUAT BRANDING DAN PROMOSI UMKM LOKAL
Kata Kunci:
Linguistik, Branding Promosi, Umkm LokalAbstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Seiring perkembangan teknologi dan digitalisasi, UMKM dituntut untuk memiliki strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan, salah satunya melalui pencitraan produk dan promosi. Dalam hal ini, bahasa Indonesia memiliki peranan penting sebagai alat komunikasi antara pelaku usaha dan konsumen. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, komunikatif, serta persuasif dapat membantu menyampaikan informasi produk secara efektif dan menarik perhatian konsumen. Selain itu, bahasa yang kreatif mampu membangun identitas produk dan meningkatkan minat beli masyarakat. Pada era digital, pemanfaatan media sosial dan platform perdagangan elektronik juga menuntut pelaku UMKM untuk mengolah bahasa secara inovatif, seperti dalam pembuatan slogan, deskripsi produk, dan konten promosi. Tidak hanya sebagai sarana komunikasi, bahasa Indonesia juga berfungsi dalam memperkuat citra profesional produk serta melestarikan identitas budaya lokal melalui unsur-unsur khas daerah. Dengan demikian, pemanfaatan bahasa Indonesia yang efektif dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional maupun global.
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the sectors that play an important role in Indonesia’s economy because they are able to create employment opportunities and increase community income. Along with the development of technology and digitalization, MSMEs are required to have appropriate strategies to face competition, one of which is through product branding and promotion. In this context, the Indonesian language has an important role as a communication tool between business actors and consumers. The use of proper, communicative, and persuasive Indonesian language can help deliver product information effectively and attract consumers’ attention. In addition, creative language can build product identity and increase public buying interest. In the digital era, the use of social media and e-commerce platforms also requires MSME actors to process language innovatively, such as in creating slogans, product descriptions, and promotional content. Not only as a means of communication, the Indonesian language also functions to strengthen the professional image of products and preserve local cultural identity through regional characteristics. Therefore, the effective use of the Indonesian language can improve the competitiveness of MSMEs in both national and global markets.



