EKSPLOITASI HUTAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT MELAYU DI SEPANJANG DAERAH ALIRAN SUNGAI BATANGHARI, KABUPATEN BATANGHARI DAN MUARO JAMBI TAHUN 2000-2024

Penulis

  • Azra Alya Hamdani Universitas Jambi
  • Agung Prayogo Universitas Jambi
  • Aisyah Ika Legita Universitas Jambi
  • Aisyah Ika Legita Universitas Jambi
  • Fadhil Hudaya Universitas Jambi

Kata Kunci:

Eksploitasi Hutan, Masyarakat Melayu Jambi, Transformasi Sosial Ekonomi, Lingkungan

Abstrak

Penelitian ini membahas eksploitasi hutan di Jambi serta dampaknya terhadap masyarakat Melayu dari aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Pada awalnya, masyarakat Melayu memanfaatkan hutan secara tradisional dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, sejak masa kolonial hingga periode modern, eksploitasi hutan mengalami peningkatan melalui kegiatan penebangan kayu, pemanfaatan hasil hutan non-kayu, serta pembukaan lahan untuk perkebunan. Perubahan ini mendorong transformasi ekonomi masyarakat dari sistem subsisten menjadi lebih berorientasi pasar. Di sisi lain, eksploitasi tersebut juga menimbulkan berbagai dampak negatif seperti konflik agraria, kesenjangan sosial, erosi budaya, dan kerusakan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta keterlibatan masyarakat lokal agar keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat terjaga.

This study examines forest exploitation in Jambi and its impacts on the Malay community from economic, social, cultural, and environmental perspectives. Initially, forests were utilized traditionally and sustainably by local communities. However, since the colonial period to modern times, exploitation has intensified through logging, non-timber forest product extraction, and land conversion for plantations. These changes have transformed the economic system from subsistence to market-oriented activities. On the other hand, this exploitation has also led to negative impacts such as agrarian conflicts, social inequality, cultural erosion, and environmental degradation. This research uses a qualitative method with a descriptive approach through literature study. The results indicate the importance of sustainable forest management and community involvement to balance economic interests and environmental conservation.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31