UPAYA ORANG TUA DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN ANAK DENGAN GANGGUAN MOTORIK (CEREBRAL PALSY)
Kata Kunci:
Cerebral Palsy, Peran Orang Tua, Stimulasi Perkembangan, Gangguan Motorik.Abstrak
Cerebral Palsy merupakan gangguan motorik yang dapat memengaruhi kemampuan gerak dan aktivitas sehari-hari anak sehingga memerlukan stimulasi dan pendampingan yang optimal dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua dalam menstimulasi perkembangan anak dengan gangguan motorik Cerebral Palsy. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara langsung kepada orang tua anak dengan Cerebral Palsy. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yaitu memilih informan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mulai menyadari adanya keterlambatan perkembangan motorik anak ketika berusia sekitar 7–8 bulan, ditandai dengan ketidakmampuan anak untuk tengkurap secara mandiri. Orang tua menghadapi berbagai tantangan dalam pengasuhan, baik berupa tantangan fisik akibat tingginya ketergantungan anak dalam aktivitas sehari-hari maupun tantangan emosional berupa perasaan sedih dan rasa bersalah. Upaya yang dilakukan orang tua untuk menstimulasi perkembangan anak meliputi membawa anak menjalani terapi sejak usia dini, memberikan pendampingan dalam aktivitas sehari-hari, serta memberikan dukungan emosional secara berkelanjutan. Hasil terapi menunjukkan adanya perkembangan kemampuan motorik anak, seperti kemampuan tengkurap dan merangkak yang berkembang secara bertahap. Selain itu, dukungan dari keluarga, lingkungan, dan sekolah turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan anak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua melalui terapi, pendampingan, dan dukungan emosional memiliki peran penting dalam menstimulasi perkembangan anak dengan Cerebral Palsy.
Cerebral Palsy is a motor disorder that affects a child's movement abilities and daily activities, requiring optimal stimulation and support from parents. This study aims to examine parental efforts in stimulating the development of children with Cerebral Palsy. The study employed a qualitative descriptive approach, with data collected through direct interviews with a parent of a child diagnosed with Cerebral Palsy. The research participant was selected using a purposive sampling technique based on criteria relevant to the research objectives. The findings revealed that the parent first recognized signs of developmental delay when the child was approximately 7–8 months old, indicated by the inability to roll over independently. Parents faced various challenges, including physical challenges related to the child's dependence on assistance for daily activities and emotional challenges such as feelings of sadness and self-blame. The efforts undertaken by the parent to stimulate the child's development included enrolling the child in therapy from an early age, providing assistance with daily activities, and offering continuous emotional support. The therapy resulted in gradual improvements in the child's motor skills, including the ability to roll over and crawl. Furthermore, support from family members, the surrounding community, and the school contributed positively to the child's development. In conclusion, active parental involvement through therapy, daily assistance, and emotional support plays a significant role in stimulating the development of children with Cerebral Palsy.



