EKSPLORASI EFEKTIVITAS BAHASA INDONESIA SEBAGAI MEDIA LITERASI ENERGI TERBARUKAN DI MASYARAKAT

Penulis

  • Aisyi Ramadhani Alfauziyyah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Arli Afif Ismail Universitas Pendidikan Indonesia
  • Cipto Prasetio Universitas Pendidikan Indonesia
  • Abdul Wahab Ramdan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Abdillah Ramadhani Irawan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Mochamad Whilky Rizkyanfi Universitas Pendidikan Indonesia

Kata Kunci:

Literasi Energi, Bahasa Indonesia, Energi Terbarukan, Komunikasi Publik, Konten Edukatif

Abstrak

Kemampuan literasi menjadi aspek fundamental dalam membentuk masyarakat yang kritis, adaptif, dan sadar lingkungan, terutama di tengah tantangan krisis energi global. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan bahasa Indonesia sebagai media dalam menyampaikan literasi energi terbarukan kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan analisis konten terhadap berbagai media literasi energi, seperti situs resmi pemerintah, modul pembelajaran, kampanye media sosial, serta publikasi lembaga lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, memiliki potensi besar dalam menjembatani informasi energi yang kompleks agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Penggunaan bahasa yang komunikatif, naratif, dan kontekstual terbukti meningkatkan daya serap masyarakat terhadap isu energi terbarukan. Namun, ditemukan pula tantangan dalam bentuk rendahnya minat baca dan kurangnya penyesuaian istilah teknis dalam materi literasi. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi penyusunan materi berbasis pendekatan visual, lokal-kontekstual, serta kolaborasi multidisipliner antara ahli bahasa, ahli energi, dan pelaku media. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa Indonesia dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung literasi energi yang inklusif dan berkelanjutan.

Literacy is a fundamental aspect in shaping a critical, adaptive, and environmentally conscious society, especially amidst the challenges of the global energy crisis. This study aims to explore the effectiveness of using the Indonesian language as a medium in delivering renewable energy literacy to the public. The approach used is qualitative descriptive, with data collection methods through documentation studies and content analysis of various energy literacy media, such as official government websites, educational modules, social media campaigns, and publications from environmental organizations. The research findings indicate that the Indonesian language, as the national language, holds great potential in bridging complex energy information to make it more easily understood by a wide audience. The use of communicative, narrative, and contextual language has proven to enhance public engagement with renewable energy issues. However, challenges such as low reading interest and the lack of adaptation of technical terms in literacy materials were also found. Therefore, strategies for developing content based on visual, local-contextual approaches, as well as interdisciplinary collaboration between language experts, energy experts, and media practitioners, are essential. This study concludes that the Indonesian language can serve as a strategic tool in promoting inclusive and sustainable energy literacy.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-30