ANALISIS MAKNA TEKSTUAL DAN NILAI SOSIAL LAGU POPULAR BATAK NAPINABORHAT NI HAPOGOSON, TURPUK NI ANAK SIAKKANGAN, ANAK PARJALANG KARYA JEN MANURUNG
Kata Kunci:
Lagu Batak, Analisis Wacana, Nilai SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna tekstual dan nilai sosial dalam lagu-lagu populer Batak karya Jen Manurung, yaitu "Napinaborhat ni Hapogoson", "Turpuk ni Anak Siakkangan", dan "Anak Parjalang". Melalui pendekatan analisis wacana dan semiotika, studi ini mengungkap bagaimana lirik-lirik lagu tersebut merefleksikan perjuangan anak perantau, peran doa dan nasihat orang tua, serta nilai-nilai budaya Batak seperti kerja keras, kesabaran, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Lirik-lirik ini tidak hanya menyampaikan pesan emosional, tetapi juga memperkuat identitas kolektif masyarakat Batak dalam konteks modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa lagu-lagu ini berfungsi sebagai medium ekspresi budaya dan sosial yang mendalam, memperlihatkan hubungan erat antara teks lagu dan nilai-nilai sosial masyarakat Batak.
This study aims to analyze the textual meanings and social values in popular Batak songs by Jen Manurung, namely "Napinaborhat ni Hapogoson", "Turpuk ni Anak Siakkangan", and "Anak Parjalang". Using discourse and semiotic analysis approaches, the study reveals how the lyrics reflect the struggles of migrant children, the role of parental prayers and advice, and Batak cultural values such as hard work, patience, and hope for a better life. These lyrics not only convey emotional messages but also reinforce the collective identity of the Batak community in a modern context. The analysis indicates that these songs serve as profound cultural and social expression mediums, demonstrating a close relationship between song texts and the social values of the Batak society.