POLITIK IDENTITAS DALAM KOMUNIKASI POLITIK

Penulis

  • Ahmad Sampurna Rambe UINSU
  • Siti Auliza UINSU
  • Khalisah Salsabila UINSU
  • Novendra Hariyadi UINSU
  • Rifky Bas Pratama UINSU

Kata Kunci:

Politik Identitas, Komunikasi Politik, Demokrasi, Pemilu, Pilkada

Abstrak

Dalam lanskap politik Indonesia yang multikultural, politik identitas menjadi strategi yang kerap digunakan aktor politik untuk membangun kedekatan dengan kelompok tertentu. Melalui komunikasi politik, identitas seperti agama, etnisitas, dan budaya sering dimobilisasi guna meraih dukungan elektoral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara politik identitas dan komunikasi politik, serta dampaknya terhadap proses demokrasi. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai literatur dan kasus Pilkada DKI Jakarta 2017 sebagai contoh nyata penerapan politik identitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun strategi ini efektif dalam meningkatkan partisipasi kelompok tertentu.

In Indonesia's multicultural political landscape, identity politics is often used by political actors to build affinity with specific groups. Through political communication, identities such as religion, ethnicity, and culture are mobilized to gain electoral support. This study aims to examine the relationship between identity politics and political communication, as well as its impact on democratic processes. Using a qualitative method through literature study, this research analyzes various sources and the 2017 Jakarta gubernatorial election as a real case of identity politics in practice. The findings indicate that while this strategy can effectively increase participation among certain groups.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-30