PENANGANAN GANGGUAN BELAJAR MAHASISWA PRODI BPI YANG SUDAH BERKELUARGA

Penulis

  • Atikah Asna Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fakhrel Haikal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Mahasiswa Berkeluarga, Gangguan Belajar, Manajemen Waktu, Tekanan Psikologis, Strategi Akademik

Abstrak

Penelitian ini membahas gangguan belajar yang dialami oleh Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) yang telah berkeluarga. Mahasiswa dalam kondisi ini menghadapi tantangan ganda, yakni menjalankan peran sebagai pelajar sekaligus sebagai anggota keluarga dengan tanggung jawab rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara untuk memahami secara mendalam pengalaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan belajar yang umum terjadi meliputi kesulitan mengatur waktu, kelelahan fisik dan mental, tekanan psikologis, serta kurangnya dukungan sosial dan akademik. Kendala-kendala ini menyebabkan turunnya motivasi dan prestasi akademik. Strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut mencakup perencanaan waktu yang terstruktur, penentuan prioritas, komunikasi efektif dalam keluarga, pemanfaatan dukungan sosial, serta manajemen stres yang baik. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran institusi pendidikan dalam menyediakan kebijakan yang fleksibel dan dukungan akademik untuk mahasiswa yang sudah berkeluarga.

This study discusses learning disorders experienced by students of the Islamic Guidance and Counseling Study Program (BPI) who are married. Students in this condition face dual challenges, namely playing the role of students as well as family members with household responsibilities. This study uses a qualitative approach with interview techniques to deeply understand their experiences. The results of the study indicate that common learning disorders include difficulty managing time, physical and mental fatigue, psychological stress, and lack of social and academic support. These obstacles lead to decreased motivation and academic achievement. Strategies that can be applied to overcome these problems include structured time planning, priority setting, effective communication within the family, utilization of social support, and good stress management. This study also highlights the importance of the role of educational institutions in providing flexible policies and academic support for students who are married.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-30