PERSEPSI MAHASISWA SOSIOLOGI FISIP UNDANA TERHADAP APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA EDUKASI SELF CARE
Kata Kunci:
Persepsi, Mahasiswa Sosiologi, TikTok, Media Edukasi, Self Care.Abstrak
Perkembangan media sosial, khususnya aplikasi TikTok, telah membawa perubahan dalam cara generasi muda memperoleh informasi dan pengetahuan. Selain sebagai media hiburan, TikTok kini dimanfaatkan sebagai media edukasi yang menyajikan berbagai konten mengenai self care atau perawatan diri. Kondisi tersebut mendorong penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana terhadap aplikasi TikTok sebagai media edukasi self care. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling. Informan penelitian berjumlah sepuluh mahasiswa aktif Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Nusa Cendana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori persepsi dari Bimo Walgito. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap TikTok sebagai media edukasi self care. Mahasiswa memanfaatkan TikTok untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan mental, pengelolaan stres, pengembangan diri, serta berbagai bentuk praktik self care yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengatur waktu istirahat, menjaga kesehatan mental, meningkatkan kesadaran diri, dan membangun pola pikir yang lebih positif. Proses persepsi mahasiswa terbentuk melalui tahapan memilih konten, memahami isi konten, dan memberikan penilaian terhadap manfaat konten yang dikonsumsi. Meskipun demikian, terdapat sebagian kecil informan yang menunjukkan persepsi kurang positif karena menilai bahwa tidak semua konten self care di TikTok memiliki sumber yang dapat dipercaya serta adanya informasi yang belum tentu sesuai dengan kondisi setiap individu. Persepsi mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti pengetahuan dan pengalaman, serta faktor eksternal berupa lingkungan dan informasi yang diterima melalui media sosial.
The development of social media, especially the TikTok application, has brought changes in the way the younger generation obtains information and knowledge. In addition to being a medium for entertainment, TikTok is now used as an educational medium that presents various content about self-care. This condition prompted this study, which aims to determine and analyze the perceptions of students in the Sociology Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Nusa Cendana University, towards the TikTok application as a self-care educational medium. This study used a qualitative descriptive method with a purposive sampling technique for determining informants. The research informants were ten active students in the Sociology Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Nusa Cendana University. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, literature studies, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study was analyzed using Bimo Walgito's perception theory. The results of this study indicate that most students have a positive perception of TikTok as a self-care educational medium. Students use TikTok to gain information on mental health, stress management, self-development, and various forms of self-care practices that can be applied in everyday life, such as managing rest time, maintaining mental health, increasing self-awareness, and developing a more positive mindset. Students' perceptions are formed through the stages of selecting content, understanding its contents, and assessing the benefits of the content consumed. However, a small number of informants showed less positive perceptions because they considered that not all self-care content on TikTok had reliable sources.There is information that may not be relevant to each individual's situation. Student perceptions are influenced by internal factors, such as knowledge and experience, as well as external factors such as the environment and information received through social media.




