ANALISIS TIKTOK SEBAGAI MEDIA EKSPRESI GEN Z DALAM KOMUNIKASI VISUAL DAN VERBAL
Kata Kunci:
Generasi Z, Tiktok, Ekspresi Visual, Ekspresi VerbalAbstrak
Perkembangan teknologi komunikasi dan media digital telah membentuk pola interaksi sosial baru, khususnya di kalangan Generasi Z. TikTok sebagai platform video pendek menawarkan ruang ekspresi visual dan verbal yang khas, memungkinkan pengguna mengekspresikan diri melalui kombinasi elemen video, musik, efek, gestur, serta narasi lisan, teks, dan caption. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis konten untuk menelusuri bagaimana Generasi Z memanfaatkan TikTok sebagai media ekspresi. Data diperoleh melalui observasi daring terhadap konten TikTok dari pengguna berusia 18–25 tahun, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta pendekatan semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z memiliki karakteristik komunikasi digital yang menekankan orientasi visual, kecepatan konsumsi konten, dan fleksibilitas bahasa. Ekspresi visual dan verbal di TikTok saling terintegrasi membentuk komunikasi multimodal yang memperkuat identitas digital, performa sosial, kreativitas, dan interaksi komunitas. Integrasi ini memungkinkan self-branding dan inovasi bahasa, meskipun menimbulkan tantangan dalam mempertahankan bahasa baku dan etika komunikasi tradisional. Temuan ini menegaskan bahwa TikTok bukan hanya media hiburan, tetapi juga arena pembentukan identitas, kreativitas, dan komunikasi generasi muda yang menggabungkan estetika, budaya, dan teknologi.




