SCAFFOLDING INDEPENDENT EFL WRITING THROUGH AI CHATBOT PROMPTING GUIDANCE: A MIXED-METHODS STUDY ON ANALYTICAL EXPOSITION WRITING

Penulis

  • Novan Kurnia Rahardika Universitas Sains Al-Qur'an
  • Buntara Adi Purwanto Universitas Sains Al-Qur'an

Kata Kunci:

Chatbot Ai, Panduan Prompting, Pembelajaran Mandiri, Pembelajaran Berbasis Regulasi Diri, Penulisan Analytical Exposition.

Abstrak

Menulis teks Analytical Exposition secara mandiri merupakan tugas yang berat bagi siswa Sekolah Menengah Atas yang belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL), karena menuntut kemampuan argumentasi, ketepatan tata bahasa, dan pengaturan diri yang belum banyak dikuasai siswa. Meskipun chatbot AI generatif semakin banyak digunakan untuk mendukung pembelajaran menulis EFL, penggunaan tanpa panduan berisiko mengalihkan upaya kognitif siswa alih-alih mengembangkannya. Penelitian ini mengembangkan dan menguji teknik Prompting Guidance, sebuah pendekatan pembelajaran yang melatih siswa menyusun prompt terstruktur sehingga chatbot AI berfungsi sebagai perancah (scaffold), bukan sebagai penghasil teks, sekaligus menggali persepsi siswa terhadap teknik tersebut. Penelitian menggunakan metode campuran dengan desain Non-Equivalent Control Group Pretest-Posttest yang melibatkan 50 siswa kelas XI (25 kelas eksperimen, 25 kelas kontrol); data dikumpulkan melalui tes menulis, kuesioner persepsi, wawancara semi terstruktur, dan observasi kelas. Skor menulis kelas eksperimen meningkat signifikan dari pre-test ke post-test (selisih rata-rata = 6,81; t = 13,643; p < 0,001) dan mengungguli kelas kontrol pada post-test (selisih rata-rata = 4,18; t = 6,963; p < 0,001). Siswa menilai teknik ini sangat positif (M = 4,27) dan menunjukkan peningkatan perencanaan serta sikap kritis terhadap umpan balik AI, meskipun satu dari empat siswa yang diwawancarai masih sangat bergantung pada AI. Temuan ini memposisikan prompting terstruktur sebagai cara mengubah chatbot AI menjadi "More Knowledgeable Other" yang menumbuhkan, bukan menggantikan, kompetensi menulis mandiri siswa.

Writing an Analytical Exposition text independently is a demanding task for senior high school English as a Foreign Language (EFL) learners, since it requires argumentative reasoning, grammatical accuracy, and self-regulation that many students have not yet mastered. While generative AI chatbots are increasingly used to support EFL writing, unguided use risks shifting cognitive effort away from students rather than developing it. This study developed and tested a Prompting Guidance technique, an instructional approach that trains students to compose structured prompts so that AI chatbots function as a scaffold rather than a text generator, and examined students' perceptions of the technique. A mixed-methods, Non-Equivalent Control Group Pretest-Posttest design was employed involving fifty eleventh-grade students (25 experimental, 25 control), with data drawn from writing tests, a perception questionnaire, semi-structured interviews, and classroom observation. The experimental group's writing scores improved significantly from pre- to post-test (mean gain = 6.81, t = 13.643, p < .001) and outperformed the control group on the post-test (mean difference = 4.18, t = 6.963, p < .001). Students rated the technique very positively (M = 4.27) and showed increased planning and critical evaluation of AI feedback, although one of the four interviewed students remained strongly AI-dependent. The findings position structured prompting as a way of turning AI chatbots into a "More Knowledgeable Other" that fosters, rather than replaces, independent writing competence.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30